AdidasNews - Asian Development Bank (ADB) menawarkan pinjaman ke Indonesia sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun (kurs Rp 15.000). Pinjaman ini diberikan untuk penanganan bencana alam Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah.
Menteri Perencanan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pencairan belum bisa dilakukan karena masih menunggu konsep dari Bappenas untuk pos-pos dana di dua provinsi itu. Tapi, pada dasarnya, ADB bisa mencairkan kapan saja.
"Dia (Presiden ADB Takehiko Nakao) bilang bisa sesegera mungkin. Makanya kita harus siap segera dengan programnya. Tapi mereka ready anytime," kata dia saat ditemui di Hotel Laguna, Bali, Sabtu (13/10).
Bambang menjelaskan, dalam dana USD 1 miliar itu, akan difokuskan pada rekonstruksi dan rehabilitasi daerah pascagempa. Besaran dana untuk kedua daerah itu akan disesuaikan dengan kebutuhan.
"Bukan untuk tanggap darurat. Lebih banyak malah rekonstruksi karena ini kan butuh waktu untuk rekonstruksi," ujarnya.



0 comments:
Post a Comment