✨✌ AdidasNews Mengulas Semua Berita Dengan Lugas, Akurat dan Terupdate��✨

Negara Menyerah Pada Terorisme, Menteri Pertahanan Israel Langsung Mundur Dari Jabatan


AdidasNews - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman mengumumkan pengunduran diri sesudah pemerintah menyetujui gencatan senjata dengan Hamas di Jalur Gaza. Menurutnya, keputusan gencatan senjata itu berarti pemerintah sudah menyerah kepada terorisme.

"Gencatan senjata yang ditempuh dengan Hamas tidak dapat diistilahkan dengan apa saja kecuali bahwa pemerintah sudah mengalah kepada terorisme," kata Liberman, dikutip dari laman Jerusalem Post, Kamis (15/11).

"Hal ini tentu akan sungguh-sungguh membahayakan keamanan kami dalam bentang panjang. Para teroris itu harus tidak merasa bebas membikin ulah di perbatasan atau menghasut Israel," tambahnya.



Tidak cuma mengundurkan diri, Liberman juga mendesak agar pemerintah bertindak pesat dan melakukan pemilihan dini.

Ketika ditanya kenapa dia tidak mengundurkan diri sesudah gencatan senjata sebelumnya ditempuh dengan Hamas, Liberman mempunyai alasan tersendiri.

"Anda tidak dapat senantiasa menerima yang Anda inginkan. Selama aku dapat memberi pengaruh dari dalam. aku masih dapat tinggal. Tetapi ada titik di mana aku tidak dapat lagi memenuhi peran aku di kabinet," jelasnya.


Pengumuman pengunduran diri Liberman dihasilkan 24 jam sesudah kabinet menyetujui gencatan senjata dengan Hamas yang ditengahi oleh Mesir. Berdasarkan pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel, para menteri kabinet sudah dengan suara bulat menyetujui keputusan tersebut.

Tetapi ada empat menteri yang menentang keputusan gencatan senjata anatara lain, Liberman dari Partai Yisrael Beytenu, Menteri Urusan Jerusalem Ze'ev Elkin dari Partai Likud, Menteri Pengajaran Naftali Bennett dari Partai Bayit Yehudi dan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked dari partai yang sama.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment